HANTAM NEWS: Padang
Tampilkan postingan dengan label Padang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Padang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 26 Februari 2026

*Berkah Ramadhan, KAI Divre II Sumbar Salurkan TJSL Rp250 Juta untuk Pembangunan Masjid Al Mursydin Pasaman*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Momentum Ramadhan dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk menebarkan manfaat, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan kontribusi nyata oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melalui penyaluran bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat.


Pada Kamis (26/2), bertempat di Kantor Bupati Pasaman, KAI Divre II Sumbar melalui program Bina Lingkungan KAI Sar’i menyerahkan bantuan pembangunan Masjid Al Mursydin yang berlokasi di Cubadak Timur, Kabupaten Pasaman, senilai Rp250.000.000,- (dua ratus lima puluh juta rupiah).


Kegiatan tersebut turut dihadiri Vice President TJSL KAI, Sulardi Wiyatman, Manager Keuangan & SDM Divre II Sumbar, Aries Tri Mulyo beserta Tim TJSL Divre II Sumbar, Bupati Pasaman Welly Suhery, Wakil Bupati Parulian, Camat Cubadak Timur Yelvi, serta pengurus Masjid Al Mursydin.


Dalam sambutannya, Vice President TJSL Kantor Pusat, Sulardi Wiyatman menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Momentum Ramadhan menjadi penguat nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, dan keberkahan dalam setiap langkah kontribusi sosial yang dilakukan perusahaan.


Bupati Pasaman, Welly Suhery, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan KAI Divre II Sumbar. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan KAI dapat terus terjalin guna mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasaman.


Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada pengurus Masjid Al Mursydin sebagai bentuk komitmen nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan sarana ibadah yang representatif dan nyaman bagi masyarakat.


Melalui program TJSL ini, KAI berharap bantuan yang diberikan dapat mempercepat proses pembangunan masjid sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana ibadah, khususnya dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan selama bulan suci Ramadhan seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, serta berbagai aktivitas sosial keagamaan lainnya.


Pada kesempatan terpisah, Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menjalankan peran sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada layanan transportasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.


“Ramadhan menjadi momentum refleksi dan peningkatan kepedulian. KAI Divre II Sumbar secara konsisten mengedepankan prinsip keberlanjutan dalam setiap pelaksanaan program TJSL, dengan memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” ujar Reza.


Ia menambahkan, melalui sinergi yang kuat antara KAI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan berbagai program TJSL yang dilaksanakan dapat memberikan dampak positif serta mendukung pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif di wilayah Sumatera Barat.


“KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berkomitmen menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan secara berkelanjutan sebagai wujud kehadiran perusahaan di tengah masyarakat, sekaligus menghadirkan keberkahan dan nilai ibadah melalui kontribusi nyata di bulan suci Ramadhan,” tutup Reza.


Salam,

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Reza Shahab

*KAI Divre II Sumbar Imbau Masyarakat Tidak “Ngabuburit” di Jalur Kereta Api Demi Keselamatan Bersama*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama bulan suci Ramadhan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit).


Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa area jalur kereta api merupakan zona terbatas yang diperuntukkan khusus bagi operasional perkeretaapian dan bukan untuk aktivitas masyarakat.


“Setiap Ramadhan masih kami temukan warga yang berkumpul, duduk, atau bermain di sekitar rel, baik menjelang berbuka maupun saat sahur. Kami mengingatkan bahwa jalur kereta api bukan ruang publik untuk beraktivitas. Risiko kecelakaan sangat besar dan dapat membahayakan keselamatan jiwa,” ujar Reza.


Larangan beraktivitas di jalur rel telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pada Pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api serta melakukan tindakan seperti menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel, maupun menggunakan jalur rel untuk kepentingan selain angkutan kereta api.


Adapun sanksi terhadap pelanggaran aturan tersebut tercantum dalam Pasal 199 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007, yakni pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp15.000.000.


Sebagai langkah preventif, KAI Divre II Sumbar secara konsisten melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah dan komunitas, guna meningkatkan pemahaman akan bahaya beraktivitas di sekitar jalur rel.


Selain itu, pengamanan di sepanjang jalur juga diperkuat melalui peningkatan patroli serta penempatan personel keamanan di titik-titik yang dinilai rawan. KAI turut berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar wilayah operasional kereta api.


Memasuki periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar semakin mengintensifkan pengawasan dengan menggelar safety talk, inspeksi rutin, serta pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan seluruh aspek operasional berjalan aman dan tertib.


Petugas keamanan juga disiagakan di sejumlah lokasi strategis, khususnya perlintasan sebidang tidak terjaga dengan tingkat lalu lintas kendaraan yang tinggi. Perhatian khusus juga diberikan pada Daerah Perhatian Khusus (DAPSUS) yang memiliki potensi risiko gangguan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api.


Reza menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel. Apabila melihat kegiatan mencurigakan atau berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas KAI atau pihak berwenang,” jelasnya.


Pada momentum Angkutan Lebaran, KAI kembali mengingatkan pengguna jalan agar selalu waspada saat melintasi perlintasan sebidang. Dahulukan perjalanan kereta api dan jangan pernah menerobos palang perlintasan demi keselamatan bersama.


Dengan berbagai langkah pengamanan dan edukasi yang dilakukan, KAI Divre II Sumbar berharap tercipta lingkungan perkeretaapian yang aman, tertib, dan nyaman, khususnya selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. “Keselamatan adalah prioritas utama dan membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” tutup Reza.


Salam

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Reza Shahab

Kamis, 19 Februari 2026

*Komitmen Keselamatan Publik, KAI Dukung Rencana Pembangunan Jalur Penyelamat di Tanah Datar*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Dalam rangka mendukung peningkatan keselamatan transportasi dan mitigasi risiko kecelakaan lalu lintas di Provinsi Sumatera Barat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat mendukung rencana pembangunan jalur penyelamat (escape ramp) yang direncanakan berada di lahan milik KAI pada KM 79+200 s.d. KM 79+325 yang beralamat di Jl. Raya Padang Panjang Bukit Tinggi, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kab. Tanah Datar kawasan Panyalaian, Tanah Datar, Sumatera Barat.


Dukungan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam mendukung program pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna meningkatkan aspek keselamatan transportasi, khususnya pada titik-titik rawan kecelakaan. KAI memandang bahwa keselamatan merupakan prioritas utama, tidak hanya dalam operasional perkeretaapian, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.


“Prinsipnya KAI mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan publik, sepanjang tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab saat tinjauan lokasi jalur penyelamat, Kamis (19/2).


Dalam tinjauan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, COO Danantara, Dony Oskaria, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Bupati Tanah Tanar, Eka Putra, Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT KAI (Persero), Rafli Yandra, Direktur Perencanaan Strategi dan Manajemen Risiko PT KAI (Persero), Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani beserta perwakilan stakeholder lainnya.


KAI berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi. Rencana pembangunan jalur penyelamat ini merupakan langkah positif dalam meminimalisir risiko kecelakaan, dan KAI siap berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait,” kata Reza.


Lebih lanjut disampaikan bahwa terkait mekanisme pemanfaatan lahan milik KAI tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi dengan instansi terkait. Proses tersebut mencakup kajian teknis, aspek keselamatan operasional kereta api, serta mekanisme administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan KAI.


KAI memastikan bahwa setiap bentuk pemanfaatan aset perusahaan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).


“Melalui dukungan ini, kami berharap sinergi antarinstansi dapat terus terjalin dengan baik, sehingga upaya peningkatan keselamatan transportasi di Sumatera Barat dapat terealisasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutup Reza.


Salam,

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Reza Shahab

Selasa, 17 Februari 2026

*Semarak Imlek 2577 Kongzili, KAI Divre II Sumbar Apresiasi Pelanggan dengan Souvenir dan Nuansa Kebahagiaan di Stasiun serta Kereta*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang bertepatan dengan periode libur panjang 14–17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan suasana kebahgiaan yang hangat dan penuh kebersamaan bagi para pelanggan setia.


Sebagai bentuk apresiasi, KAI Divre II Sumbar membagikan souvenir menarik kepada pelanggan di stasiun Padang dan di atas kereta api. Selain itu, suasana stasiun dan kereta turut dipercantik dengan ornamen khas Imlek bernuansa merah dan emas yang melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Para petugas frontline juga mengenakan dresscode bertema Imlek untuk menambah semarak dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.


Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa momentum Imlek menjadi kesempatan bagi KAI untuk semakin mendekatkan diri dengan pelanggan.

“Melalui pembagian souvenir, pemasangan ornamen Imlek, serta dresscode khusus bagi para frontliner, kami ingin menghadirkan suasana perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga penuh kehangatan dan kebahagiaan. Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan kepada KAI,” ujar Reza.


Selama periode 14–17 Februari 2026, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan total 112 perjalanan KA lokal dengan kapasitas 31.168 tempat duduk, atau rata-rata 7.792 kursi per hari. Hingga 17 Februari 2026, sebanyak 30. 896 tiket telah terjual atau setara dengan 99,2 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.


KAI mengimbau masyarakat yang berencana bepergian untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Untuk pembelian langsung (go-show), tiket dapat diperoleh di loket stasiun mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.


KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan selama masa libur Imlek ini.

Informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan dan layanan pelanggan dapat diperoleh melalui:

Media Sosial: @KAI121

Email: cs@kai.id

WhatsApp: 0811-1211-1121


Salam,

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Reza Shahab

Minggu, 15 Februari 2026

*Libur Imlek 2577 Kongzili, 16.531 Kursi KA Lokal Divre II Sumbar Masih Tersedia*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Dalam rangka menyambut libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang berlangsung pada 14–17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyediakan total 112 perjalanan kereta api lokal untuk melayani mobilitas masyarakat di wilayah Sumbar.


Selama periode tersebut, kapasitas angkut yang disiapkan mencapai 31.168 tempat duduk, dengan rata-rata 28 perjalanan setiap hari atau sekitar 7.792 kursi per hari. Hingga Sabtu (14/2), sebanyak 14.637 tiket telah terjual dan masih tersedia 16.531 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.


Kepala Humas Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa angka penjualan tersebut masih bersifat dinamis seiring proses transaksi yang terus berlangsung. KAI mengimbau pelanggan untuk segera melakukan pemesanan agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan terjamin.

Pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Sementara itu, pembelian langsung di loket stasiun dilayani mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan (go-show).


KAI Divre II Sumbar terus memastikan seluruh layanan berjalan optimal selama masa angkutan liburan ini, dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan.


Informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan maupun layanan pelanggan dapat diperoleh melalui:

Media Sosial: @KAI121

Email: cs@kai.id

WhatsApp: 0811-1211-1121


Salam,

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

M. Reza Fahlepim

Jumat, 13 Februari 2026

*Pastikan Layanan Prima dan Operasional Aman, KAI Divre II Sumbar Lakukan Inspeksi Keselamatan Lebaran 2026*

 


HANTAMNEWS, Dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan operasional perkeretaapian pada masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) melaksanakan Inspeksi Keselamatan Perkeretaapian di wilayah Divre II Sumbar.


Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama, sekaligus langkah preventif untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Sumatera Barat yang akan menggunakan kereta api pada periode Angkutan Lebaran.


Pelaksanaan inspeksi mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 48 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api. Tim DJKA bersama tim internal KAI melakukan pemantauan secara intensif di lintas operasional dan stasiun wilayah Divre II Sumatera Barat guna memastikan seluruh aspek keselamatan, kesehatan, serta fasilitas pelayanan penumpang berada dalam kondisi optimal dan sesuai ketentuan.

Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif terhadap fasilitas stasiun, fasilitas di dalam kereta api, serta sejumlah titik prasarana. Pada fasilitas stasiun, pengecekan meliputi ketersediaan dan kelayakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jalur evakuasi, fasilitas kesehatan seperti kotak P3K, kursi roda dan pos kesehatan, sistem CCTV, ruang tunggu, toilet, musala, serta informasi jadwal perjalanan dan ketersediaan tempat duduk.


Sementara itu, pada fasilitas di dalam kereta api dilakukan pemeriksaan terhadap fungsi rem darurat, pemecah kaca, kebersihan toilet, suhu pendingin ruangan (AC), fasilitas bagi penyandang disabilitas, lampu penerangan, serta kelengkapan informasi nomor kontak kondektur dan petugas keamanan yang bertugas.


Adapun pemeriksaan pada aspek prasarana mencakup validitas sertifikasi dan kompetensi petugas, kondisi rel, wesel, bantalan, sistem drainase, jembatan, hingga fasilitas pelayanan seperti peron.


Inspeksi yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (11–12/2), ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan operasional dalam menghadapi potensi peningkatan volume penumpang pada masa Angkutan Lebaran. Pada saat pembukaan, Tim DJKA memaparkan teknis pelaksanaan inspeksi yang meliputi aspek prasarana, sarana, sumber daya manusia, serta prosedur operasional, kemudian dilanjutkan dengan diskusi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan efektif.


Reza menegaskan bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam operasional perkeretaapian. Melalui inspeksi ini, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh aspek, baik SDM, sarana, maupun prasarana, dalam kondisi siap dan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan regulator, sehingga masyarakat dapat menggunakan kereta api dengan aman dan nyaman.


“Kami terus melakukan evaluasi dan peningkatan secara berkelanjutan guna menjaga keandalan layanan,” ujar Reza.


KAI Divre II Sumbar berkomitmen menyediakan moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu. Dengan persiapan yang matang, diharapkan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik Lebaran 2026 dengan tenang dan aman, sejalan dengan semangat “Semakin Melayani”.


“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh aspek keselamatan operasional di wilayah Divre II Sumbar dapat terverifikasi dan terus ditingkatkan secara optimal, sehingga penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, selamat, tertib, dan andal,” tutup Reza.

*KAI Divre II Sumbar Sediakan 31.168 Tempat Duduk untuk Libur Tahun Baru Imlek*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Menyambut libur panjang akhir pekan sekaligus dalam rangka mengakomodir kebutuhan mobilitas masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2026 atau 2577 Kongzili yang jatuh pada Selasa, 17 Februari mendatang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan total 31.168 tempat duduk atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari untuk perjalanan kereta api pada periode 14–17 Februari 2026.


Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa KAI menghadirkan tiga layanan kereta api lokal untuk mendukung mobilitas masyarakat Sumatera Barat, yaitu KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aei - BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima-Naras dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam - Padang.


KA Pariaman Ekspres yang beroperasi sebanyak 10 perjalanan dalam sehari ini melayani rute Pauh Lima–Padang–Pariaman-Naras. Dengan harga tiket sebesar Rp5.000. Kereta ini menjadi pilihan favorit wisatawan dan masyarakat lokal untuk mengunjungi Pantai Gandoriah di Pariaman

KA Minangkabau Ekspres beroperasi sebanyak 12 perjalanan dalam sehari ini melintasi rute BIM–Stasiun Pulau Aie. Dengan harga tiket Rp. 10.000,-. Tak hanya mendukung konektivitas, layanan ini juga menawarkan pengalaman wisata yang edukatif dan ramah pelajar melalui program tiket rombongan edukatif.


KA Lembah Anai beroperasi sebanyak 6 perjalanan melayani rute Kayu Tanam–Padang. Pengguna jasa kereta api ini dapat menikmati pemandangan alam yang asri sepanjang perjalanan.


“Kehadiran ketiga layanan kereta api ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas masyarakat Provinsi Sumatera Barat, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan pariwisata dan perekonomian lokal” ujar Reza.


Reza menambahkan dengan tarif yang terjangkau dan fasilitas yang memadai, kereta api menjadi moda transportasi pilihan bagi wisatawan dan masyarakat untuk menjelajahi keindahan alam dan budaya Minangkabau.


“Untuk mempermudah pengguna jasa kereta api, tiket kereta api Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket kereta api akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu H-7 keberangkatan” imbuhnya.


Reza mengingatkan kembali agar pelanggan membeli tiket hanya melalui aplikasi Access by KAI untuk menghindari modus penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.


Dengan keandalan jadwal keberangkatan dan kedatangan, KAI memastikan bahwa setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, dan menyenangkan.


“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Kami juga akan terus menyesuaikan kapasitas dan pola operasi untuk menjawab dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada momen-momen dengan permintaan tinggi seperti long weekend ini,” tutup Reza.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal perjalanan KA serta pengembalian tiket, pelanggan dapat menghubungi:

Media Sosial: @KAI121

Email: cs@kai.id

WhatsApp KAI121: 0811-1211-1121


Salam,

Reza Shahab  

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Minggu, 08 Februari 2026

*Pastikan Perjalanan Aman Jelang Lebaran, KAI Divre II Sumbar Intensifkan Perawatan Sarana*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Menjelang Angkutan Idul Fitri 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memastikan kesiapan operasional layanan kereta api melalui peningkatan perawatan sarana perkeretaapian. Upaya ini dilakukan guna menjamin kelancaran perjalanan kereta api di wilayah Divre II Sumbar selama masa angkutan Lebaran. Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, serta Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus memiliki peran strategis dalam menjaga keandalan lokomotif, kereta, dan gerbong melalui program perawatan berkala.


“Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif dan Depo Kereta Padang, serta Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus memiliki kontribusi besar dalam memastikan kesiapan sarana operasional kereta api. Seluruh perawatan dilakukan secara rutin agar keandalan armada tetap terjaga dan operasional berjalan lancar di wilayah Divre II Sumbar,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan, KAI Divre II Sumbar secara konsisten menerapkan sejumlah langkah strategis dan inovatif, antara lain:

- Pemeliharaan Preventif, yakni perawatan rutin yang dilakukan sebelum sarana dioperasikan agar kondisi lokomotif dan kereta selalu prima.

• Pengembangan Kompetensi SDM, melalui pelatihan berkelanjutan serta sertifikasi teknisi perawatan guna memastikan standar kerja yang profesional.

• Pemanfaatan Teknologi Digital, dengan penggunaan aplikasi mobile dan dashboard berbasis web untuk memantau jadwal serta progres perawatan secara terintegrasi.


Reza menjelaskan bahwa seluruh perawatan periodik dilaksanakan sesuai dengan rencana dan jadwal yang telah ditetapkan. Dengan perencanaan tersebut, diharapkan setiap sarana siap beroperasi secara optimal dan dapat melayani pelanggan tanpa hambatan teknis.


“Perawatan sarana tidak semata-mata bertujuan menjaga keandalan operasional, tetapi juga menjadi elemen penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Sarana yang dirawat sesuai standar akan mengurangi potensi gangguan teknis selama perjalanan, sehingga masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman karena aspek keselamatan selalu menjadi prioritas utama KAI Divre II Sumbar,” tambah Reza.


“Keselamatan merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam layanan perkeretaapian. Oleh sebab itu, setiap proses perawatan, pemeriksaan, hingga rampcheck dilaksanakan secara ketat agar seluruh armada dinyatakan layak operasi dan memenuhi standar keselamatan yang berlaku,” ungkap Reza.


Selain perawatan rutin, manajemen KAI Divre II Sumbar juga melakukan inspeksi langsung ke sejumlah titik operasional, seperti emplasemen Stasiun Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, serta lokasi stabling lainnya. Pemeriksaan meliputi aspek kebersihan sarana, kondisi sistem pendingin udara, hingga kelengkapan peralatan keselamatan seperti palu pemecah kaca darurat dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).


Dalam menunjang optimalisasi perawatan, Divre II Sumbar turut melengkapi sarana dengan fasilitas darurat, salah satunya rerailing jack equipment yang digunakan untuk evakuasi sarana apabila terjadi anjlokan. Digitalisasi juga terus dikembangkan, antara lain melalui pemasangan dashboard pemantauan real-time di depo serta penerapan checksheet digital dalam proses pemeriksaan sarana.


Berbagai peningkatan fasilitas depo juga dilakukan secara bertahap, di antaranya:

• Normalisasi dimensi balok tumpuan untuk penggunaan rerailing jack equipment agar proses evakuasi lebih efektif dan efisien.

• Peningkatan kualitas peralatan otomatis (electric) serta pelaksanaan kalibrasi alat ukur secara berkala guna memastikan akurasi dan standar perawatan tetap terjaga.


“Melalui berbagai langkah tersebut, PT KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran perjalanan kereta api, khususnya dalam menghadapi masa libur Idul Fitri 1447 H,” pungkas Reza.


“Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman, tetapi juga memberikan tingkat kenyamanan terbaik bagi pelanggan. Perawatan yang kami lakukan bukan sekadar memenuhi ketentuan teknis, melainkan sebagai wujud tanggung jawab dan kepedulian KAI Divre II Sumbar terhadap kepercayaan masyarakat yang menjadikan kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tutup Reza.


Salam 

Reza Shahab

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Kamis, 05 Februari 2026

*Tingkatkan Keselamatan, KAI Divre II Sumbar Upayakan Penutupan Perlintasan Sebidang Liar Bukit Putus–Indarung*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) melakukan upaya penutupan perlintasan sebidang liar yang berada di KM 4+400/500 petak Bukit Putus–Indarung, Rabu (4/2).


Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa perlintasan liar dengan lebar sekitar ±2 meter tersebut selama ini digunakan oleh pejalan kaki dan dinilai berpotensi membahayakan keselamatan, baik bagi masyarakat maupun operasional perjalanan kereta api.


“Langkah ini dilakukan sesuai dengan hasil kesepakatan sebelumnya dengan warga setempat dan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan di Perlintasan Sebidang Jalur Kereta Api” ujar Reza.


Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa setiap perlintasan sebidang harus dikelola sesuai kelas jalan dan kewenangan pemerintah terkait, kemudian dilakukan evaluasi untuk peningkatan keselamatan melalui pemasangan palang pintu beserta petugas penjaga atau penutupan perlintasan.


Kegiatan upaya penutupan ini dihadiri oleh perwakilan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan Kota Padang, KAI Divre II Sumbar, PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat, Lurah Kampung Juar, RW 04 Kampung Juar, RT 01/RW 04 Kampung Juar, serta tokoh masyarakat setempat.


Namun demikian, pelaksanaan penutupan perlintasan tersebut ditunda sementara menyusul adanya permohonan dari warga setempat agar penutupan tidak segera dilakukan. Selanjutnya, dilakukan mediasi antara seluruh pihak yang hadir.


Dari hasil mediasi tersebut disepakati bahwa pada prinsipnya seluruh peserta rapat menyetujui penutupan perlintasan sebidang di KM 4+400/500 petak Bukit Putus–Indarung demi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api serta pengguna jalan. Apabila dalam waktu satu minggu sejak surat disampaikan, yakni hingga 11 Februari 2026, belum terdapat surat permohonan resmi dari Pemerintah Daerah, maka akan dilakukan penyempitan perlintasan sebidang tersebut.


Selanjutnya, apabila dalam jangka waktu satu bulan proses pembuatan akses jalan alternatif belum diselesaikan oleh pihak warga dan pengembang perumahan setempat, maka perlintasan sebidang tersebut akan dilakukan penutupan secara permanen. Selama masa penundaan penutupan, warga setempat melalui swadaya masyarakat bersedia melakukan penjagaan perlintasan selama 24 jam dan bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.


“Dalam upaya peningkatan keselamatan, KAI Divre II Sumbar terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait guna menutup perlintasan liar yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan perjalanan kereta api,” Kata Reza.


KAI Divre II Sumbar berkoordinasi dengan pemangku wilayah serta warga setempat untuk memastikan pemahaman dan dukungan terhadap penutupan perlintasan ini.


“KAI mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan perlintasan resmi yang telah dilengkapi fasilitas keselamatan serta tidak membuka atau menggunakan perlintasan liar yang dapat membahayakan keselamatan bersama,” tutup Reza.

*Awali 2026, KAI Divre II Sumbar Sabet Tiga Penghargaan Nasional*

 


HANTAMNEWS, padang, (SUMBAR)|- Mengawali tahun 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat meraih sejumlah penghargaan nasional KAI Group sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan komitmen seluruh insan KAI. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin kepada Kepala Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan dalam rangkaian Rapat Kerja PT KAI Tahun 2026 yang berlangsung di Bandung pada 2–4 Februari 2026.


Pada ajang Culture Award 2026, KAI Divre II Sumbar dinobatkan sebagai Divisi Regional Terbaik Kategori Daop/Divre. Penghargaan ini diberikan kepada Daop/Divre yang dinilai unggul dalam penerapan budaya perusahaan berdasarkan sejumlah indikator, antara lain implementasi program budaya tahun 2025, tingkat kepatuhan, Safety Performance Index, hasil Culture Fest 2025, survei CITAR, serta survei Culture Journey.


Selain penghargaan budaya perusahaan, KAI Divre II Sumbar juga meraih Juara III Penghargaan Keselamatan Operasional Tahun 2025 Kategori Daop/Divre dan Juara III Penghargaan Keamanan Operasional Tahun 2025 Kategori Daop/Divre. Capaian ini mencerminkan konsistensi KAI Divre II Sumbar dalam menjaga aspek keselamatan dan keamanan operasional perjalanan kereta api.


Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh. Tri Setyawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam mendukung pencapaian tersebut.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan KAI Divre II Sumatera Barat yang senantiasa menjunjung tinggi budaya perusahaan, keselamatan, dan keamanan operasional. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas komitmen dan integritas yang terus ditunjukkan oleh seluruh jajaran,” ujar Tri.


Ia menegaskan bahwa capaian ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Prestasi ini bukan tujuan akhir, melainkan motivasi untuk terus berbenah. Kami akan terus mengimplementasikan Karakter Insan KAI (CITAR), memperkuat budaya keselamatan, serta memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dan masyarakat,” tambahnya.


Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa penghargaan ini merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam membangun kepercayaan publik melalui kinerja yang berkelanjutan.


“Penghargaan ini mencerminkan upaya KAI Divre II Sumatera Barat dalam menghadirkan layanan perkeretaapian yang aman, selamat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Budaya perusahaan yang kuat menjadi fondasi dalam menjaga kualitas layanan,” jelas Reza.


Ia menambahkan bahwa pencapaian ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi publik dan keterbukaan informasi.

“Kami akan terus meningkatkan peran kehumasan dalam menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan edukatif, sekaligus mengajak masyarakat dan pemangku kepentingan untuk bersama-sama mendukung keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api,” tutupnya.


Salam

Reza Shahab

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Jumat, 30 Januari 2026

*Komitmen Berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar Bersama KAI Properti Sapa Sekolah Terdampak Bencana Banjir di Batang Anai*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Sebagai bentuk nyata komitmen berkelanjutan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama PT KA Properti Manajemen (KAI Properti) kembali hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana banjir di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Kehadiran ini menjadi bagian dari upaya KAI Group untuk terus memberikan manfaat, tidak hanya melalui layanan transportasi, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Kegiatan kepedulian sosial tersebut dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 5 Batang Anai yang berlokasi di Sungai Buluh, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Sekolah ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan yang terdampak banjir dan membutuhkan dukungan untuk kembali menjalankan aktivitas belajar mengajar secara optimal. Dalam kesempatan ini, KAI Divre II Sumbar bersama KAI Properti menyalurkan bantuan berupa perlengkapan sekolah seperti buku tulis, pena, pensil, serta berbagai kebutuhan belajar lainnya. Selain itu, bantuan fasilitas sekolah berupa kipas angin juga diberikan sebagai upaya mendukung kenyamanan dan kelancaran proses pembelajaran pascabencana.


Tidak hanya menyalurkan bantuan secara simbolis, tim KAI Divre II Sumbar dan KAI Properti juga melakukan kegiatan Trauma Healing dengan para siswa melalui berbagai kegiatan edukatif dan hiburan ringan. Anak-anak diajak bermain games edukatif, berinteraksi, dan bercengkerama bersama guna menghadirkan keceriaan serta membangkitkan kembali semangat belajar mereka setelah terdampak bencana. Suasana hangat dan penuh keakraban pun tercipta selama kegiatan berlangsung.


Di sela kegiatan tersebut, tim juga memberikan edukasi seputar dunia perkeretaapian kepada para siswa. Edukasi ini meliputi pengenalan profesi di lingkungan PT Kereta Api Indonesia serta sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api. Melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami anak-anak, edukasi ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik, khususnya kereta api.


Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian KAI terhadap dunia pendidikan, terutama bagi sekolah-sekolah yang terdampak bencana alam.


“Kami tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan transportasi yang aman dan andal, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban sekolah sekaligus memulihkan semangat belajar anak-anak pascabanjir,” ujar Reza.


Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa edukasi keselamatan perkeretaapian yang diberikan sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk budaya sadar keselamatan di tengah masyarakat.


“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama. Selain itu, pengenalan berbagai profesi di dunia perkeretaapian juga kami harapkan dapat menjadi inspirasi dan membuka wawasan generasi muda tentang cita-cita dan masa depan mereka,” tambahnya.


Melalui program kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat bersama KAPM menegaskan komitmennya untuk terus hadir, tumbuh, dan berkontribusi bersama masyarakat. KAI berharap upaya ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, khususnya dalam mendukung pemulihan pascabencana serta peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Sumatera Barat.


Salam hangat,

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar

Reza Shahab

Kamis, 29 Januari 2026

*Melalui Angkutan Rombongan, KAI Divre II Ajak Anak TK Belajar Transportasi Publik*

 


HANTAMNEWS, Padang, (SUMBAR)|- Sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap transportasi publik sejak usia dini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Edukasi Transportasi Kereta Api bagi anak-anak Taman Kanak-kanak di Stasiun Padang, Kamis (29/1).


Kegiatan ini diikuti oleh 54 siswa/i dari TK Bina Karakter dan Bhayangkari Pariaman. Para peserta mendapatkan pengalaman langsung mengenal dunia perkeretaapian di lingkungan stasiun, sekaligus memahami peran kereta api sebagai moda transportasi publik yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai profesi petugas KAI, fasilitas stasiun, tata cara pemesanan tiket, proses boarding penumpang, hingga praktik naik ke atas kereta api. Seluruh materi disampaikan secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami serta memberikan pengalaman edukatif yang berkesan.

Selain kegiatan edukasi di stasiun, KAI Divre II Sumatera Barat juga memfasilitasi perjalanan wisata edukatif menggunakan KA Pariaman Ekspres dengan relasi Stasiun Pariaman–Stasiun Padang (PP), sehingga anak-anak dapat merasakan langsung pengalaman bepergian menggunakan kereta api.


Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan transportasi publik kepada anak-anak sejak dini melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif.


“Melalui edukasi ini, anak-anak tidak hanya mengenal profesi petugas KAI dan sistem perkeretaapian di Sumatera Barat, tetapi juga memahami proses perjalanan kereta api secara langsung. Sebagai bentuk apresiasi, peserta juga menerima souvenir dari KAI,” ujar Reza.


Sebagai informasi, KAI Divre II Sumatera Barat membuka kesempatan bagi masyarakat maupun lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal sekaligus kegiatan edukasi transportasi.

Berikut ketentuan bagi masyarakat atau lembaga pendidikan yang ingin mengajukan perjalanan rombongan KA Lokal dan kegiatan edukasi bersama KAI Divre II Sumatera Barat sbb:

a. Rombongan minimal berjumlah 20 orang.

b. Surat permohonan diajukan mulai 14 hari hingga selambat-lambatnya 8 hari sebelum jadwal keberangkatan.

c. Surat permohonan berisi:

 - Nama rombongan

 - Nama perwakilan dan nomor HP yang dapat dihubungi

 - Jumlah anggota rombongan

 - Daftar nama dan nomor identitas/NIK

 - Jadwal keberangkatan (hari, tanggal, dan jam)

 - Relasi perjalanan

d. Tiket wajib bagi penumpang berusia 3 tahun ke atas dan disertai nomor identitas/NIK.

e. Anak di bawah usia 3 tahun yang ingin duduk sendiri wajib memiliki tiket.

f. Pembayaran dilakukan melalui nomor virtual account.

g. Setelah pembayaran lunas, akan dibuatkan berita acara kesepakatan.

h. Pembatalan, pengembalian biaya, perubahan jadwal, dan perubahan jumlah penumpang tidak diperkenankan setelah pembayaran dilakukan.

i. Rombongan wajib hadir minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

j. Petugas loket akan menghubungi perwakilan rombongan jika tiket telah selesai dicetak.

k. Seluruh peserta wajib mematuhi aturan yang berlaku di PT KAI (Persero).


Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap transportasi publik sejak dini serta memperkenalkan pentingnya peran transportasi kereta api dan udara dalam mendukung mobilitas masyarakat yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dan dapat menumbuhkan kebiasaan positif dalam menggunakan transportasi publik hingga mereka dewasa nanti,” tutup Reza.

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi